
Selamat datang di Fabian Dorado. Dalam dunia desain visual dan branding, kita sering terobsesi dengan kesempurnaan. Kita bicara tentang Golden Ratio (Rasio Emas), tentang keseimbangan warna, tipografi yang bersih, dan ruang negatif (negative space) yang membiarkan mata bernapas. Nama “Dorado” sendiri mengingatkan kita pada sesuatu yang bernilai, berkilau, dan puncak dari pencarian—seperti kota emas El Dorado.
Namun, desain bukan hanya tentang apa yang kita lihat di layar komputer atau kanvas. Desain adalah cara hidup (way of life). Desain adalah tentang bagaimana Anda menata meja kerja Anda, bagaimana Anda memilih pakaian, dan bahkan bagaimana Anda memilih makanan yang masuk ke tubuh Anda.
Artikel ini adalah eksplorasi tentang bagaimana prinsip-prinsip estetika visual dapat diterapkan dalam pengalaman indrawi lainnya, khususnya kuliner. Kita akan melihat bagaimana seorang desainer melihat semangkuk makanan bukan hanya sebagai nutrisi, melainkan sebagai sebuah komposisi seni yang rumit.
Filosofi Desain: Melampaui Visual
Bagi seorang kreatif, inspirasi bisa datang dari mana saja. Steve Jobs terinspirasi oleh kaligrafi untuk membuat font komputer. Seorang arsitek mungkin terinspirasi oleh bentuk tulang daun. Di Fabian Dorado, kami percaya bahwa mata yang terlatih harus bisa melihat struktur dan keindahan di tempat yang tak terduga.
Salah satu bentuk seni paling underrated (kurang dihargai) adalah seni penyajian makanan (plating). Seorang koki yang hebat pada dasarnya adalah seorang desainer. Piring adalah kanvasnya, saus adalah catnya, dan bahan makanan adalah teksturnya. Ketika sebuah hidangan disajikan dengan indah, otak kita melepaskan dopamin bahkan sebelum lidah kita mencicipinya. Ini membuktikan bahwa estetika adalah rasa pertama.
Prinsip “OKTO-88”: Keseimbangan Teknik dan Jiwa
Dalam proses kreatif kami, kami sering menggunakan pedoman internal untuk menilai kualitas sebuah karya, yang kami sebut okto 88.
Apa itu prinsip desain ini?
- “OKTO” (Orientasi Kreativitas & Teknik Otentik): Sebuah karya harus memiliki dasar teknik yang kuat (Otentik) namun tetap memiliki orientasi yang kreatif. Tidak boleh hanya teknis (kaku), tidak boleh hanya kreatif (berantakan).
- “Skala 88”: Ini adalah angka keseimbangan. Kami percaya bahwa 88% dari sebuah mahakarya adalah repetisi, disiplin, dan struktur yang kokoh (seperti pondasi bangunan atau resep dasar), sedangkan 12% sisanya adalah “magic” atau inovasi yang membuatnya unik.
Melalui tautan di atas, Anda dapat melihat studi kasus visual yang sempurna dari prinsip ini dalam dunia kuliner Jepang, yaitu Ramen. Mengapa Ramen? Karena Ramen adalah perwujudan fisik dari okto 88. 88% dari mangkuk ramen adalah disiplin teknik yang ketat: mie yang dibuat dengan hidrasi tepat, kaldu yang dijaga suhunya konstan, dan tare (bumbu) yang ditakar mikrogram. Tanpa disiplin ini, rasanya hancur. Namun, sentuhan akhirnya—cara chashu diletakkan, warna hijau dari daun bawang, dan kilau minyak aroma—adalah seni murni.
Belajar Komposisi Warna dari Mangkuk
Sebagai desainer, kita bisa belajar banyak tentang palet warna dari makanan. Alam adalah pencipta warna terbaik. Lihatlah kontras warna dalam referensi kuliner yang kami sebutkan tadi.
- Kuning keemasan dari mie (melambangkan kehangatan/energi).
- Cokelat gelap dari jamur kuping atau nori (memberikan kedalaman/kontras).
- Merah muda dari irisan jahe atau daging (memberikan aksen/focal point).
- Hijau cerah dari negi (daun bawang) yang memberikan kesegaran.
Komposisi ini tidak terjadi secara kebetulan. Ini dirancang. Jika Anda sedang stuck (buntu) dalam memilih palet warna untuk proyek logo atau desain web Anda, cobalah lihat alam atau makanan yang disajikan dengan baik. Anda akan menemukan harmoni yang organik dan tidak dipaksakan.
Tekstur: Dimensi yang Sering Terlupakan
Dalam desain grafis 2D, kita sering mencoba meniru tekstur (efek kertas, efek logam). Dalam dunia nyata, tekstur adalah segalanya. Prinsip okto 88 mengajarkan kita untuk menghargai layering (pelapisan).
Dalam semangkuk hidangan artisan, ada lapisan tekstur: kenyal, renyah, cair, dan lembut. Dalam desain, ini diterjemahkan menjadi kombinasi elemen: Bold font dengan light font, kertas matte dengan glossy finish. Jangan takut bermain dengan kontras tekstur dalam karya Anda. Itu yang membuat desain Anda terasa “hidup” dan berdimensi.
Kesimpulan: Hidup dengan Desain
Di Fabian Dorado, misi kami adalah membantu Anda melihat dunia dengan lensa emas. Jangan menjalani hidup secara default. Desainlah hidup Anda. Desainlah apa yang Anda makan, desainlah apa yang Anda lihat, dan desainlah apa yang Anda rasakan.
Gunakan referensi dari tautan okto 88 kami untuk mengingatkan diri Anda bahwa kesempurnaan itu nyata dan bisa dicapai melalui dedikasi. Entah Anda sedang merancang situs web atau merancang menu makan malam, lakukanlah dengan niat, teknik, dan sedikit sentuhan seni.
Tetap kreatif, tetap berkilau.